Saat jiwa terasa berantakan,
Diri ini terus kebingungan
Tersandung, namun terus berjalan
Terhempas angin,
Dan tergulung ombak,
Entah kemana, tak tahu tujuan
Hanya dapat mengikuti lika-liku jalan,
Karena aku sedang berantakan,
Tak tahua arah, kemana harus berjalan,
Jiwa yang lemah ini terasa hampa
Ketenangan diri, telah pudar
Dan dunia telah menyita segala kesibukan,
Hingga aku nyaris lupa terhadap Tuhan!
Ketika hafalan sudah jarang terdengar,
Sholat dhuha kadang terlupakan,
Dan tahajjud sering kutinggalkan,
Disitu, aku mulai merasa berantakan,
Rasa ini menyiksa...
Menyiksa batin maupun pikiran..
Dan yang aku mau hanya satu,
Satu untuk kembali,
Kembali menata hidup ini,
Memperbaiki diri,
Mulai mengatur semua dari awal,
Agar tidak ada yang tertinggal,
Aagar tak ada yang terlupakan,
Agar semua dapat terjalankan,
Dan disini, kini, aku mulai mengevaluasi diri..
Me-restart semuanya...
Perubahan jadwal,
Perubahan pola pikiran,
Perubahan prioritas,
Dan dapat menentukan target,
Agar aku kembali dekat dengan-Nya
Kembali dalam ketenangan..
Dan kembali mendapat kebahagian..
Selau berusaha.. untuk mendapat ridho-Nya
#berantakan# dan dalam kondisi inilah, kau butuh penyegaran
jiwa, untuk tetap menjadi sholih dan sholihah, dan istiqomah,
juga untuk meningkatkan level keimanan, agar selalu
meningkat, kuat, dan terjaga, (aamiin) ^_^

Komentar
Posting Komentar