gambar: www.1wallpapers.com
Assalamualaikum,
halo...
Kali ini aku
bingung mau nge-post apaan, sebelum-sebelumnya juga bingung sih. Tapi, ada ada
aja idenya. Dan kali ini aku bener-bener nggak tau mau nulisin apa. Soalnya
bahan-bahan inspirasiku, buku-bukuku, lagi jauh dariku. Maklum, waktu aku nulis
ini lagi mudik lebaran ;)
Oke, akhirnya aku
putuskan, aku mau cerita.
Dulu, pas jaman
masih SMP di pesantren. Ada satu pelajaran khusus yang cuma bakal kamu pelajari
dikelas 3 atau 9. Namanya, pelajaran “Aqidah” yang bikin istimewa lagi,
pelajaran ini diajarkan langsung oleh mudir ma’had atau kiai pondok,
yang terkesan tegas dan disiplin. Beliau tidak akan membiarkan begitu saja
santrinya yang terlambat masuk kelas walau dengan alasan apapun. Beliau juga
tidak akan membiarkan santrinya tertidur, bahkan sekedar ngantuk! Saat beliau
mengajar didepan kelas. Selain itu, hafalan mingguan selalu ditunggu untuk
disetorkan.
Sebenarnya,
belajar ini asyik. Bener. Sumpah. Disini kita jadi bisa berlatih dikit-dikit
membaca arab gundul. Jadi tambah kosa kata arabnya. Dan kita bisa menjelaskan
pelajaran ini dengan bahasa arab, full. Belajar tentang tauhid, tetntang iman,
iman kepada Allah swt, kepada malaikat, menjelaskan pengertiannya dengan bahasa
arab. Dan itu yang membuat kita feel lucky belajar disini, karena yaaa
nggak semua orang bisa belajar dan merasakannya.
Tapi tetep aja,
kodrat nya santri diajar sama siapa pun tetep aja ngantuk (kecuali kalo
ustadznya ganteng -> santriwati) hehe
:D Kalo ketahuan ngantuk/ tidur ya dipanggil, berdiri, malu, suruh hafalan
hadits atau ditanya hal-hal seputar pelajaran dengan bahasa arab. Apalagi
diajarnya full 3 jam!! Bayangkan!! Lemes gua... Senam jantung daah.
Sebenernya,
pelajaran iini nggak banyak catetannya, nggak perlu nyatet malah. Yang penting,
maknain kitab nya, ngasih harokat, biar kita bisa bacanya :D
Dan hal yang
paling ngoyo yang pernah kita lakuin adalah... Menghafal hadits tentang
Islam, Iman dan Ihsan itu hadits Arba’in nomer 2. Ngoyo banget,
menghafal hadits sebanyak itu dalam waktu seminggu sedangkan masih ada tumpukan
hafalan lain yang masih nunggu dihafal. Perjuangan tawa dan air mata deh, tapi bismillah,
lillahita’ala. Karena kita lakukan bareng-bareng.
Hadits Arbai’in
nomor 2
Pemahaman Islam
Iman dan Ihsan:
Artinya: Dari
Umar ra., dia berkata “Ketika kami duduk-duduk di sisi Rasulullah saw. disuatu
hari, tiba-tiba datang lah seorang laki-laki yang mengenakan baju yang sangat
putih dan berambut hitam legam. Tidak nampak padanya tanda-tanda perjalanan
jauh dan tidak seorang pun diantara kami mengenalnya. Kemudian dia duduk di
hadapan Nabi dengan menempelkan kedua lututnya pada lutut Rasulullah saw.
seraya berkata, ‘Ya Muhammad beritahukan aku tentang Islam!’ Maka Rasulullah
saw. bersabda, ‘Islam adalah engkau bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak
disembah selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, engkau
mendirikan shalat, menunaikan zakat, berpuasa Ramadhan, dan pergi haji jika
mampu.’ Kemudian orang itu berkata, ‘Anda benar.’
Kami semua heran, dia yang
bertanya, dia pula yang membenarkannya. Kemudian bertanya lagi, ‘Bertahukan aku
tentang Iman!’ Lalu beliau bersabda, ‘Engkau beriman kepada Allah,
malaikat-malaikatNya, kitab-kitabNya, rasul-rasulNya, dan hari akhir, serta
engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk.’ Kemudian, dia
berkata ‘Anda benar.’ Kemudian dia berkata lagi ‘Beritahukan aku tentang
Ihsan!’ Lalu beliau bersabda, ‘Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah
seakan-akan engkau melihat-Nya, jika engkau tidak melihat-Nya, maka Dia
melihatmu.’ Kemudian dia berkata, ‘Beritahukan aku tentang hari kiamat (kapan
terjadinya)’ Beliau bersabda, ‘Yang ditanya tidal lebih tahu dari yang
bertanya.’ Dia berkata, ‘Beritahukan aku tentang tanda-tandanya.’ Beliau
bersabda, ‘Jika seorang hamba melahirka tuannya dan jika kau melihat seseorang
bertelanjang kaki dan dada, miskin, dan profesinya menggembala domba, telah
berlomba-lomba meninggikan bangunannya.’ Kemudian orang itu pergi dan aku
terdiam sesaat. Kemudian beliau (Rasul) bertanya, ‘Tahukah engkau siapa orang
yang bertanya tadi?’ Aku berkata, ‘Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui’ Beliau
bersabda, ‘Dia adalah Jibril yang datang pada kalian untuk mengajarkan agama
kalian’ “ (HR Muslim)
Dan pengalaman
ini yang nggak bakal bisa aku lupain, ini rekorku selama ini. Menghafal hadits
sepanjang ini, paham artinya, dan bisa disetorkan dengan lancar. Alhamdulillah
daah...
Semoga masih bisa
inget terus, sampai nanti-nanti:)
Dan kalo aku aja bisa, apalagi temen-temen yang baca ini kan;)
